AKANKAH MENJADI PINTU GERBANG MUNCULNYA IMAM MAHDI?
DI PENGHUJUNG ABAD KE-20, dunia digemparkan dengan
berbagai pertistiwa besar yang diisyaratkan dalam berbagai nubuwat Nabi sfe.
Boikot Irak di era Saddam Husein adalah salah satunya. Saat peristiwa yang
menjadi ujian berat bagi kaum muslimin itu berlangsung, tiba-tiba di awal abad
ke-21 muncul lagi tanda yang menyusulnya. Angin Revolusi Arab bertiup kencang,
hingga akhirnya menghantam Suriah, salah satu bagian dari bumi Syam, negeri
yang juga dijanjikan akan terkena badai embargo. Dan hanya berselang kurang
dari dua tahun, Mesir pun mengalami krisis yang sama setelah kudeta berdarah
yang mematikan. Tiga peristiwa besar di Irak, Syam dan Mesir itu harus dibayar
dengan jutaan nyawa kaum muslimin.
Memang luka dan derita itu teramat pedih dan
menyakitkan, namun Rasulullah x juga memberi kabar gembira di balik semua
malapetaka itu; kembalinya kaum muslimin sebagaimana dahulu mereka memulai
sejarahnya; kalian kelak akan kembali seperti keadaan kalian di permulaan.
Dalam riwayat lain, setelah menjelaskan embargo negeri-negeri itu beliau
mengatakan, 'Di akhir masa umatku nanti akan ada seorang khalifah yang
membagi-bagikan harta begitu saja tanpa menghitung-hitungnya lagi."
Akankah tiga peristiwa itu akan menjadi jalan bagi
kaum muslimin untuk kembali kepada kejayaannya di masa silam, seperti di masa
keemasan Rasulullah ag dan khulafaaur rasyidin? Adakah bukti dan indikasi kuat
akan dekatnya janji kemunculan khilafah rasyidah? Buku ini memaparkan berbagai
fakta akan kebenaran nubuwat itu. Selamat menjadi umat akhir zaman!!!
Satu Dari Buku Tetralogi Bumi Damaskus
Belajar futuristik tentang negeri Syam, dengan hanya
berbekal informasi nubuwat akhir zaman, boleh jadi akan mengantarkan kita pada
kesimpulan yang bias. Bukan karena nubuwat nubuwat Rasulullah SAW tentang bumi
Syam itu kurang memadai atau tidak mewakili. Namun, pengetahuan kita tentang
sejarah panjang negeri Syam baik pra datangnya Islam atau pasca wafatnya
Rasulullah SAW adalah hal yang sangat penting untuk memahami berbagai persoalan
tentang negeri Syam. Terlebih bila kita menyaksikan kenyataan yang teramat
pedih dan memilukan tentang kondisi Suriah hari ini.
Maka, pengetahuan kita akan historis
negeri Syam akan menyampaikan kita bahwa kenyataan negeri Syuriah hari ini
memang tidak bisa dipisahkan dari sejarah panjang negeri itu, baik secara
psikologis maupun tabiat dan karakternya.
Sejatinya, buku ini bukan hanya bertutur tentang Damaskus,
melainkan keseluruhan negeri Syam yang meliputi Palestina, Yordan, Libanon dan
Suriah, bahkan dengan negeri negeri sekitarnya.
Sisipan berbagai kisah yang dimuat di buku ini memperkaya
pengetahuan kita tentang Syam, yang akan menjadi jembatan yang menghubungkan
masa silam dengan realita kekinian, bahwa apa yang disabdakan Rasulullah SAW
sungguh bukan sekedar cerita atau dongeng semata.
Semoga buku ini membuka mata banyak umat Islam untuk lebih
peduli terhadap negeri Syam, negeri akhir zaman yang dijanjikan banyak
kemuliaan.
Sebuah
tinjauan nubuwah tentang turunya isa as di Akhir Zaman. Kajian tentang
kemunculan Al Madhi dan keluarnya Dajjal selallu beriringan dengan pembahasan
turunnya nabi Isa as, kedatangan nabi Isa as akan memberikan dukungan terhadapa
Al Madhi dan pasukannya (thaifah al mansurah ), lalu memerangi Dajjal dan
membunuhny merupakan bagian dari keimanan seseorang terhadap tanda-tanda kiamat
kubra, turunnya nabi Isa adalah masalah akidah yang telah tetap didalam al
quran dan assunnah shahihah yang mencapai derajat mutawatir
Dalil-dalil dari Al quran
pertama firman Alloh ta’ala ” dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat, karena itu janganlah kamu ragu-raga tentang hari kiamat itu dan ikutilah aku, inilah jalan yang lurus ( Qs. Az-zukhruf 57-61 )
konteks ayat – ayat di atas bercerita tentang Nabi Isa as pada akhir ayat-ayat tersebut Alloh ta’ala berfirman وإنه لعلم للساعة dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat maknanya adalah turunya nabi Isa as sebelum terjadi hari kiamat & sebagai peertanda akan dekatnya hari kiamat
Dalill- dalil Assunnah
terdapat banyak hadits yang shahih yang menjelaskan bahwa nabi Isa blum wafat, Isa diangkat oleh Alloh kelangit sebagaimana dijelaskan di ayat sebelumnya & kelak Nabi Isa akan turun kembali untuk memerangi Dajjal, meneggakan keadilan Islam, dan akhirnya wafat dikebumikan di bumi layaktnya manusia-manusia yang lain di antara hadits tersebut adalah . . . . .
Rasulullah saw bersabda ” tidak akan terjadi hari kiamat sehingga turun kepada kalian Ibnu Maryam sebagi imam yang adil, mematahkan salib, membunuh babi menghentikan jizyah dan melimpahkan harta sehingga tidak ada seorang pun yang mau menerima pemberian harta
Dalil-dalil dari Al quran
pertama firman Alloh ta’ala ” dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat, karena itu janganlah kamu ragu-raga tentang hari kiamat itu dan ikutilah aku, inilah jalan yang lurus ( Qs. Az-zukhruf 57-61 )
konteks ayat – ayat di atas bercerita tentang Nabi Isa as pada akhir ayat-ayat tersebut Alloh ta’ala berfirman وإنه لعلم للساعة dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat maknanya adalah turunya nabi Isa as sebelum terjadi hari kiamat & sebagai peertanda akan dekatnya hari kiamat
Dalill- dalil Assunnah
terdapat banyak hadits yang shahih yang menjelaskan bahwa nabi Isa blum wafat, Isa diangkat oleh Alloh kelangit sebagaimana dijelaskan di ayat sebelumnya & kelak Nabi Isa akan turun kembali untuk memerangi Dajjal, meneggakan keadilan Islam, dan akhirnya wafat dikebumikan di bumi layaktnya manusia-manusia yang lain di antara hadits tersebut adalah . . . . .
Rasulullah saw bersabda ” tidak akan terjadi hari kiamat sehingga turun kepada kalian Ibnu Maryam sebagi imam yang adil, mematahkan salib, membunuh babi menghentikan jizyah dan melimpahkan harta sehingga tidak ada seorang pun yang mau menerima pemberian harta
KETIKA NUBUWAT YANG DIJANJIKAN ITU
TIBA,
AKANKAH KITA KEMBALI KE ZAMAN UNTA?
SALAH SATU NUBUWAT MENAKJUBKAN yang
akan terjadi di akhir zaman adalah Al-Malhamah Al-Kubra, sebuah pertempuran
paling mendebarkan antara pasukan Al-Mahdi dan Komando Romawi Bani Asfar.
Mendebarkan?
Ya, karena peperangan itu
menggambarkan sosok prajurit-prajurit perkasa dari masing-masing kubu. Kedua
belah pihak tidak lagi menggunakan senjata berat, meriam, senapan otomatis atau
peralatan elektronik modern lainnya. Hanya pedang, tombak, panah, kuda dan
peralatan manual. Benar-benar kembali ke zaman unta, abad kegelapan yang tidak
pernah dibayangkan oleh manusia saat ini. Dan yang cukup mengejutkan bahwa
manusia seluruh dunia juga akan mengalami hal yang serupa; kembali ke abad
kegelapan, tanpa listrik dan penerangan, tanpa mesin dan alat-alat elektronik,
tanpa mobil dan pesawat, mirip sebagaimana manusia-manusia gunung di zaman
silam.
Sisi lain yang menakjubkan dari
diskusi tentang Al-Malhamah Al-Kubra adalah lantaran ia akan terjadi di Suriah.
Sebuah negeri yang merupakan bagian dari bumi Syam, nama yang barangkali sudah
tidak tercantum dalam peta dunia. Namun negeri itu kini kini tengah menjadi
kawasan yang paling panas dalam percaturan politik global. Seluruh dunia kini
tengah mengarahkan pandangannya ke negeri yang kini tengah terkoyak.
Suriah adalah salah satu wilayah di
Timur Tengah yang tidak luput dari hempasan angin revolusi Arab. Bukan semata
karena ia terkena imbasnya, namun proses masuknya badai Arab Spring itu sangat
berbeda dibanding dengan negara-negara Arab lainnya. Kuantitas dan kualitas
kerusakan dan korban yang timbul sangat berbeda dibanding yang lain. Pengaruh
dan daya tarik revolusi ini untuk menyedot para kombatan sangat luar biasa.
Bukan hanya personal atau kelompok, melainkan juga negara-negara dunia.
Tak heran jika banyak asumsi dan
analisa yang terus bermunculan terkait dengan masa depan Suriah. Bumi yang
menjadi medan dakwah, hijrah dan jihad para nabi dan rasul itu kini telah
menjadi pusat perhatian dunia. Dan pastinya, ada hal menarik yang perlu
mendapatkan ruang untuk merenung, mengapa revolusi Suriah menjadi hal yang
sangat penting untuk dipahami oleh setiap muslim.
Mengapa pula negeri ini yang akan
Allah pilih sebagai medan pertempuran perang besar akhir zaman? Buku ini akan
menjelaskannya
4 Buku 230 ribu (belum harga diskon)
Tafadhol, Siap Kirim Kirim Seluruh Indonesia